Penyebab kanker leher rahim atau kanker serviks adalah HPV (human papillomavirus). HPV adalah sebuah virus yang menyerang leher rahim dan merupakan penyebab utama pada kasus kanker serviks. HPV memerlukan waktu yang cukup lama (10 – 20 tahun) hingga menjadi kanker serviks. Seringkali pada proses penginfeksian ini tidak disadari oleh penderita.
Gejala kanker leher rahim
Pada stadium awal kanker leher rahim ini tidak menimbulkan gejala-gejala khusus. Pada stadium lanjut tanda-tanda kanker leher rahim berupa perdarahan di daerah vagina, keputihan abnormal, perdarahan sesudah mati haid (menopause) serta keluar cairan abnormal yang berwarna kekuning-kuningan, berbau dan bercampur darah. Selain bereaksi terhadap gejala kanker serviks demikian, wanita di atas usia 40 tahun lebih rentan terkena kanker serviks. Untuk itu sebaiknya para wanita ini menjalankan pemeriksaan kesehatan rutin, terutama pemeriksaan pada bagian payudara dan organ-organ rongga perut dan organ-organ rongga panggul. Hal ini dilakukan sebagai pencegahan penyakit kanker serviks.
Penyebab kanker leher rahim
Ada beberapa penyebab kanker serviks yang sangat beresiko untuk kesehatan tubuh kita.
- Keputihan yang dibiarkan terus menerus tanpa diobati
- penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual
- Pemakaian pembalut yang mengandung bahan kimia. Salah satunya adalah bahan dioksin yang merupakan bahan pemutih yang digunakan untuk memutihkan pembalut hasil daur ulang dari barang bekas
- Membasuh kemaluan dengan air yang tidak bersih
Pencegahan kanker serviks dapat dilakukan dengan program skrinning dan pemberian vaksinasi. Vaksin HPV akan diberikan pada wanita yang berusia 10 hingga 55 tahun melalui suntikan sebanyak tiga kali, yaitu pada bulan ke nol, satu, dan enam.
Berhati – hatilah dengan gejala gejala abnormal seperti pendarahan dan keluarnya cairan yang tidak teratur, nyeri dan sebagainya. Itulah sedikit informasi mengenai Gejala Kanker Leher Rahim. Semoga bermanfaat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar